Pages

Sabtu, 31 Juli 2010

Pulau Kakaban

Jogja, oh Jogja. Kotaku yang indah menawan ini tampaknya makin lama makin panas saja. (soalnya matahari dah buka cabang di mana-mana). Nah, karena merasa jogja semakin sempit, (soalnya saya berpikir Jogja itu hanya Bantul saja), saya dari dulu jadi kepikiran untuk tinggal dan bekerja di luar Jogja. Ya paling tidak bisa merasakan yang namanya mudik lah. Suatu ketika saya pernah menonton suatu film dokumenter tentang alam, nature, lupa deh judulnya apa, di Metro TV. Yang buat tu bukan orang Indonesia sayangnya. Tapi film tersebut meliput danau ubur-ubur yang ada di Pulau Kalimantan. Pengen rasanya tinggal di situ aja, biar bisa berenang tiap hari bareng ubur-ubur. Lebih tepatnya, danau tersebut berada di Pulau Kakaban.

Pulau Kakaban memiliki luas 774,2 hektar dan terletak di Kepulaun Derawan, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Pulau Kakaban ini telah lama menjadi perhatian para turis manacanegara dengan berbagai keunikannya. Salah satunya ya dengan adanya danau ubur-ubur tadi yang nama sebenarnya adalah Danau Kakaban.Danau ini dibilang unik karena terisi oleh campuran air hujan dan rembesan air laut dari pori-pori tanah dan membuat suatu habitat endemik yang berbeda pada kebanyakan kawasan danau lain di dunia. Selain danau ini, ada satu lagi danau lain yang berair payau yaitu di Kepulauan Palau, Mikronesia. (info tentang Kakaban diambil dari Wikipedia kalo mau tau sumbernya).
Danau Kakaban (1)

Danau Kakaban (2)
Danau Ubur-Ubur

Doakan saja ya saya tidak perlu jadi ubur-ubur untuk bisa tinggal di sana. Tulisan ini sekedar info saja, nambah pengetahuan kita, ternyata terlalu banyak tempat yang wonderful bin amazing di Indonesia ini. ;-)

Senin, 19 Juli 2010

Sedari Dulu

Sedari dulu saya memang pengen sekali menghilang ke negeri antah berantah. Di mana tak ada manusia yang tahu nama saya kalau saya tak memperkenalkan diri. Di mana orang akan mengenal saya ya karena saya, apa yang saya ikirkan, ucapkan, lakukan, bukan dari latar belakang saya, apalgi keluarga. Saya ingin otak saya harganya jadi murah, tak orisinil lagi karena sudah dijejali memori ilmu-ilmu. Sudah banyak syaraf otak yang tersambung.
Sedari dulu saya ingin mati muda, tapi bukan dengan jalan bunuh diri. Ah, akhirnya saya mengurungkan niat, karena dunia terlalu indah untuk dinikmati. :)

yah,seperti saat-saat menikmati hidup bersama teman-teman yang mengenal saya dengan baik. Bisa menerima saya apa adanya. (sebenarnya post ini ditulis cuma untuk ngisi blog aja). Benar-benar tidak berkuallitas.haha :D

Blogger templates

Blogger news

Blogroll

 

(c)2009 This is my ATMOSFREE. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger