hei, kulihat ada yang bergerak-gerak di wajahmu
ternyata memang sengaja kau gerak-gerakkan kumismu itu
tak ada maksud memang untuk menggodaku
tapi tetap saja mata ini menengok ke wajahmu
dan tersenyum
tenang sekalii melihatmu tidur
kusentil-sentil sedikit itu kumismu
sayangnya seperti mati saja kau itu tidur
tak kau hiraukan ada wanita cantik di sini yang mengajakmu bercinta
ku ulurkan tanganku,
kau sambut dengan tanganmu yang kecil
kau elus balik jemariku dengan cakarmu yang lembut
ah,memang manis kau ini
dengan manjanya kau mulai gigit jari panjangku
saat ku sentuh kumismu yang lucu
apakah kau tak sadar kau sudah masuk ke dalam mimpi-mimpiku
kau jual mahal dan tak acuh saat aku panggil-panggil namamu
dasar kau ini memang suka asyik dengan duniamu sendiri
dunia yang sangat sulit aku masuki
apa aku terlihat mengerikan ya di matamu?
kedua bola matamu yang mampu membiusku
juga kumismu yang membuatku selalu merindu
(puisi buat sarno, cintaku tak akan mati untukmu noooo)
25 November 2010, jam setengah empat yang basah

1 komentar:
siut siut
love sarno
Posting Komentar