Pages

Minggu, 26 Desember 2010

Kata yang "Sempat/Masih" Mengiringi Jalanku

Merantau
Itulah perjalanan yang akan aku tempuh tanpa tangan-tangan yang akan menggaetku masuk ke rantai sistemnya yang tidak dikendalikan dengan otak tapi dengan dengkul.

Bosan
Itu kata dan rasa yang sering aku ajak untuk bersetubuh di kala sari-sari setan mulai menjebakku semakin merangsek ke dalam sistem bernama SEKOLAH

Setan
Itulah nama yang sering aku ucapkan di kala aku tak merasa bersalah saat melakukan suatu kesalahan. Dia ku salahkan tapi ternyata aku sendiri pun sanggup menjadi setan yang lebih dasyat dari wujudnya yang asli. Tapi sungguh. Aku tak mau menjadi setan.

Anjing
itulah nama hewan yang sering ku ucapkan saat aku kesal pada seseorang. Padahal dia sama sekali tak mirip anjing ataupun punya anjing. Padahal suatu ketika bisa saja makhluk bernama anjing itu menjadi bahan menggali ilmu kesetiaan.

Sepi
Itu penyakit yag sering di idap oleh organ tubuhku yang bernama benak. Membuatku merasa lebih baik remuk tau meremukkan. Karena suara remuknya paling tidak bisa menjadi simfoni tak bernada guna mengusik kesepian. Membelahnya bagai kilat.

Dig
Itulah lagu punya Incubus yang sering aku dengarkan smapai berpuluh kali dalam sehari hanya utnuk mengusir kekecewaan, menjadikannya teman, meningatkan diriku sendiri untuk senantiasa memiliki teman dan tak pernah menyia-nyiakannya.

AKUCANTIK
Itu dua kata yang sering aku ucapkan di depan cermin guna mendetoksifikasi otakku, mengembalikan diriku kembali pada rasa percaya. Bahwa aku memang terlahir cantik tak peduli apapun yang dikatakan dua bibir dan satu lidah yang di dukung pita suaranya bahwa aku tak cukup cantik untuk jadi seorang perempuan. Semua perempuan itu cantik, cuma tak setiap pasang mata yang mampu melihat kecantikannya. Dan merugilah perempuan-perempuan yang mampu membuang kesejatian diri hanya untuk mendapat kecantikan semu.

Aku Cinta
Itulah dua kata yang di belakangnya akan diikuti oleh satu objek. Bisa tunggal ataupun jamak. Akan aku ucapkan dan aku kristalkan dalam hati guna mengingatkanku bahwa aku adalah manusia yang harus mencinta orang lain. Terutama juga aku harus mencurahkan cintaku yang paling agung sembari mengucap SUBHANALLAH. Maha Suci Allah yang telah menciptakan cinta untuk tumbuh dalam diri tiap-tiap manusia.

Aku Benci
Itulah dua kata yang bisa diikuti objek ataupun tidak. Sering kuucapkan saat aku dikecewakan.

Aku Bahagia
aku bahagia dengan hidupku, aku mencintai ibuku, adikku, ayahku, keluargaku, dan kamu. hehehehe
Semoga kau pun demikian.

0 komentar:

Posting Komentar

Blogger templates

Blogger news

Blogroll

 

(c)2009 This is my ATMOSFREE. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger